Asal kata Santri dan Murid : Berasal dari Hindu? (I)

Pesantren atau dayah merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua di dunia. Menurut para ahli sejarah kata "dayah" yang berasal dari " zawiyah" berarti sudut, dulu orang belajar ilmu agama berkumpul di sudut mesjid. Di Indonesia  tempat pengajian tersebut ada yang di sebut dengan pesantren dan di Aceh  khususnya di sebut dayah. Pelajar yang menimba ilmu di dayah atau pesantren sering di sebut dengan santri atau murid. Namun benarkah kedua istilah tersebut berasal dari bahasa sangsakerta atau ajaran agama Hindu, sehingga kurang layak di adopsi untuk di jadikan standarisi penuntut ilmu agama di dayah atau pesantren dengan indikatornya berasal dari non Islam alias tidak Islami?

Santri hanyalah sebuah kata yang mempunyai enam huruf. Namun esensialnya dan linguistiknya beragam dan tidak ada sebuah kesepakatan yang pasti dalam pandangan para ahli. Menelusuri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata " santri" mempunyai beberapa pengertian, diantaranya, pertama, orang yg mendalami agama Islam, kedua orang yang beribadat dengan sungguh-sungguh (orang yg saleh), ketiga, orang yang mendalami pengajiannya dalam agama islam dengan berguru ketempat yang jauh seperti pesantren dan lainnya.

Santri berasal dari Hindu?
Kata " santri" bukanlah bahasa yang islami, namun berasal dari ajaran Hindu. Dalam pandangan Soegarda Poerbakawatja menyebutkan prosesi yang di terpa terhadap santri di sebut " pesantren", tradisi pesantren itu bukanlah berasal dari sistem pendidikan Islam di jazirah arab, melainkan asalnya dari agama Hindu dengan melihat seluruh sistem pendidikannya bersifat agama, guru tidak mendapat gaji, penghormatan yang besar terhadap guru. Beliau juga menyebutkan letak tempat tersebut jauh dari keramaian atau di luar kota, indikator ini dijadikan sebagai alasan untuk membuktikan bahwa asal-usul pesantren dari Hindu.

Argumen ini di sokong dan dikemukakan juga oleh Van Bruinessen. Sementara itu salah seorang yang di gelari bapak filsafat Indonesia, Nurkholis Madjid meyakini bahwa kata santri berasal dari kata ‘Cantrik’ (bahasa sansekerta atau jawa), mempunyai pengertian orang yang selalu mengikuti guru. 

Santri Bahasa Inggris 

Walaupun ada yang menyebutkan santri berasal dari bahasa sangsekerta, namun ada juga sebagaian orang berpendapat, kata "santri" merupakan bahasa serapan dari bahasa inggris yang berasal dari dua suku kata yaitu "sun" dan "three" yang artinya tiga matahari.
Filosofinya sosok matahari adalah titik pusat tata surya berupa bola berisi gas yg mendatangkan cahaya sehingga menjadi terang benderang dan panas pada bumi pada siang hari. Di samping itu matahari juga pusat dan sumber energi tanpa tiada limitnya hingga hari kiamat nantinya. Nilai lain dari filosofi matahari, bola panas tersebut melambangkan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk. Namun maksud tiga matahari dalam kata Sunthree adalah tiga keharusan yang dipunyai oleh seorang santri yaitu Iman, Islam dan Ihsan. Pondasi keimanan sebagai akar dan pijakaan dasar yang di bangun diatasnya dengan nilai syariat keislaman serta di lengkapi dengan ihsan sebagai magnetnya dalam mengaplikasikan kedua unsur tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan di katakan santri esensialnya terpatri ketiga unsur tersebut dalam jiwanya.

Santri Bahasa Tamil.
Salah seorang peneliti dan pakar bernama Prof. Dr. Zamakhsyari Dhafier mengutip pendapat Prof. Johns menyebutkan kata " santri" berasal dari bahasa Tamil dengan pengertiannya " guru mengaji". Disamping itu ada juga pakar bernama C.C.Berg yang menilai kata santri berasal dari kata India ‘shastri’ yang berarti ‘"orang yang memiliki pengetahuan tentang kitab suci’' Seorang pakar bernama Cliford Geertz mendukung pendapat C.C.Berg tentang asal kata " santri, C Geertz menduga, bahwa pengertian santri mungkin berasal dan bahasa sangsekerta ‘shastri’, yang berarti ilmuan Hindu yang pandai menulis, yang dalam pemakaian bahasa modern memiliki arti yang sempit dan arti yang luas. Santri dalam versi lain


Walaupun beberapa pendapat diatas telah di paparkan, setidaknya pengertian " santri" dalam banyak versi akan memperkaya khazanah keilmuan kita. Dalam versi yang lainya menganggap kata ‘santri’ sebagai gabungan antara kata ‘saint’ (manusia baik) dan kata ‘tra’ (suka menolong). Walhasil dalam pesantren itu mendidik manusia menjadi manusia alias berprilaku akhlakul karimah ( berlaku baik)....

Subscribe to receive free email updates: