Shalat 'Asyura (10 Muharram)


Dalam bulan Muharram terdapat salah satu hari yang mempunyai kelebihan tersendiri yakni tanggal 10 Muharramatau yang dikenal dengan hari ‘Asyura. Banyak doa dan wirid yang telah di tuliskan oleh ulama dalam risalahnya sebagai bekal amaliah kita. Disamping itu ada juga sebagian ulama yang melakukan shalat sunat untuk mengisi hari ‘Asyura tersebut. Diantaranya shalat sunat 4 rakaat pada hari tersebut.

Metode Pelaksanaan Shalat ‘Asyura.
1.      Niat
Hendaknya di niatkan shalat mutlak baik empat rakaat sekaligus atau shalat dua rakaat dengan dua kali salam

2.      Jumlah rakaat
a.       Ada ulama yang mengatakan empat rakaat
b.      Ada ulama yang mengatakan dua rakaat


3.      Surat yang di baca
Surat yang di baca ada beberapa versi yang penulis himpun yaitu:
a.       Shalat 4 rakaat
Setelah membaca Al-fatihah pada:
1)      Rakaat pertama  :  membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 11 kali
2)      Rakaat kedua      :  membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 11 kali
3)      Rakaat ketiga      :  membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 11 kali
4)      Rakaat keempat             :  membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 11 kali

b.      Shalat  2 rakaat
c.       Setelah membaca AlFatihah membaca pada:
1)      Rakaat pertama     : membaca 10 kali surat Al-ikhlas,  satu kali surat al-falaq dan sekali surat An-nas
2)      Rakaat kedua        : membaca 10 kali surat Al-ikhlas,  satu kali surat al-falaq dan sekali surat An-nas

4.      Doa dan Wirid
a.   Setelah salam maka membaca zikir (tasbih) : Subhanallah, Walhamdulillah, Lailahaillah, Allahuakbar 70 kali
b.       Membaca  Rabbigfirli waliwa lidayya 70 kali
c.       membaca Hasbiyallah Huwanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikmannasir 70 kali
d.      Membaca Doa ‘Asyura Berbunyi:


بسم الله الرحمن الرحيم

سُبْحاَنَ اللهِ مِلْءَ اْلمِيْزاَنِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضاَ وَزِنَةَ اْلعَرْشِ , وَاْلحَمْدُ ِللهِ مِلْءَ اْلمِيْزاَنِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضاَ وَزِنَةَ اْلعَرْشِ , وَالله ُأَكْبَرُ مِلْءَ اْلمِيْزاَنِ وَمُنْتَهَى اْلعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضاَ وَزِنَةَ اْلعَرْشِ , لاَمَلْجَأَ وَلاَ مَنْجاَ مِنَ اللهِ اِلاَّ اِلَيْهِ , سُبْحاَنَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِماَتِ اللهِِ التاَّماَّتِ كُلِّهاَ , وَاْلحَمْدُ ِللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِماَتِ اللهِ التاَّماَّتِ كُلِّهاَ , وَالله ُأَكْبَرُ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِماَتِ اللهِ التاَّماَّتِ كُلِّهاَ , أَسْأَلُكَ السَّلاَمَةَ بِرَحْمَتِكَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ , وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ باِللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ , وَصَلىَّ الله ُعَلىَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ , وَاْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعاَلَمِيْنَ .
 41 x 



Sementara itu Sayyid ‘Ali Al Ajhuri juga telah mengutip bahwa barangsiapa yang membaca pada 10 Muharram ( ‘Asyura’ ) kalimat tersebut adalah:
 حَسْبِيَ الله وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ نِعْمَ اْلمَوْلىَ وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Maka Allah akan mencegah segala kejelekan yang terjadi pada orang tersebut pada tahun itu. ( kitab Nihayatut Zain juz 1 Hal. 196 )

Subscribe to receive free email updates: