Bulan Syakban (XXIV): Raihlah Pahala Sedekah di Bulan Syakban

Salah satu ibadah yang harus di budayakan dalam masyarakat berupa bersedekah. Terlebih di bulan Syakban ini. Bahkan Allah SWT sangat memuliakan mereka yang bersedekah. Sangat banyak hadist dan ayat bahkan atsar serta perkataan ulama yang mengupas kelebihan di balik bersedekah. Hal ini seperti yang telah dilakukan oleh salah seorang ulama terkenal dalam mazhab Imam Syafi’I, Syekh Ibnu Hajar Al Haitami, beliau merupakan sosok ulama berspesifiknya dalam ilmu hadist. Beliau  mengumpulkan ratusan hadits mengenai keutamaan sedekah dengan judul Al Inaafah Fimaa Ja’a Fis Shadaqah Wad Dhiyaafah.
Setidaknya dengan banyaknya kelebihan dan fadhilah bersedakah menjadi motivator kita dalam menambah pundi-pundi pahala terutama di  bulan Syakban ini. Penulis mencoba untuk merangkumkan beberapa kelebihan dan fadhilah bersedekah.

Sedekah dapat menghapus dosa.
Sedekah dapat menghapus dosa sesuai dengan hadist Rasulullah Saw,berbunyi :Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi). PeosesdDiampuninya dosa seseorang tentu saja dengan sebab, salah satunya dengan bersedekah, namun hendaknya itu harus disertai taubat atas dosa yang dilakukan. Tugas kita berusaha untuk diampunkan dosa dan kesalahan. Namun harus di luruskan juga anggapan sebagian masyarakat yang sengaja bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba, mencuri, berbuat curang, mengambil harta anak yatim, dan sebelum melakukan hal-hal ini ia sudah merencanakan untuk bersedekah setelahnya agar ‘impas’ tidak ada dosa. Tentu saja termasuk dalam “olok-olok”.

Sedekah Memberi Keberkahan Pada Harta.
Seorang yang menghabiskan hartanya untuk bersedekah, sebenarnya bukan berkurang, namun esensialnya malah bertambah, sebagaimana di utarakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)

Mengomentari hadist di atas, salah seorang ulama terkemuka dalam mazhab Syafi’iayah,Syekh An-Nawawi menyebutkan  maksud dengan “hartanya tidak akan berkurang” itu sebagaimana di sebutkan dalam Syarh Shahih Muslim, Imam An-Nawawi menjelaskan: “Para ulama menyebutkan bahwa yang dimaksud disini mencakup dua hal: Pertama, yaitu hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Maka pengurangan harta menjadi ‘impas’ tertutupi oleh berkah yang abstrak. Ini bisa dirasakan oleh indera dan kebiasaan. Kedua, jika secara dzatnya harta tersebut berkurang, maka pengurangan tersebut ‘impas’ tertutupi pahala yang didapat, dan pahala ini dilipatgandakan sampai berlipat-lipat banyaknya.”

Mendapatkan Naungan di hari Kiamat
Mereka yang bersedakah akan mendapatkan naungan di hari kiamat nantinya. Dalam hal ini bainda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang tujuh jenis manusia yang mendapat naungan di suatu, hari yang ketika itu tidak ada naungan lain selain dari Allah, yaitu hari akhir. Salah satu jenis manusia yang mendapatkannya adalah:
 “Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)

 Pahala Di Lipat Gandakan
Kebagagian mereka yang bersedekah dengan semata-mata mengharap ridha Allah SWT, tentu saja pahala yang di dapatkan berlipat ganda, bahkan dengan kunci keikhlasan tidak dapat di ukur pahalanya. Salah satu firman yang menjelaskan di lipatgandakan pahala bersedekah, tersebut di dalam al-Quran berbunyi:“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)



Sangat kelebihan dan fadhilah bersedekah terutama di bulan Syakban ini, kita mencoba untuk menabung di Bank Akhirat dengan terus memperbanyak bersedekah di bulan Syakban ini. Namun esensial  sedekah itu tidak harus dengan uang atau bentuk materinya,masih banyak media untuk bersedekah termasuk menebarkan senyuman kepada sesama. Sungguh indahnya Islam.

Subscribe to receive free email updates: