Bulan Zulhijjah : Bulan Ibadah (III)

Bulan Zulhijjah sangat ditunggu-tunggu sekalian umat. Dalam bulan ini ada beberapa amalan yang hanya dilakukan dalamnya, antaranya ibadah haji dan juga korban. Selain dari itu, beramal di dalamnya dijanjikan dengan gandaan pahala berkali lipat. Maka inilah antara peluang - peluang keemasan setelah Ramadhan untuk kita mempergiatkan lagi amal ibadah kita. Imam Ahmad RA meriwayatkan dalam musnadnya daripada Sayyidina Ibnu 'Umar radhiyAllahu 'anhuma meriwayatkan \ Nabi SAW bersabda: "Tidak ada hari yang lebih agung di sisi Allah dan yang paling dikasihi padaNya untuk beramal dalamnya melainkan hari-hari yang sepuluh ini (yakni hari-hari 10 pertama bulan Zulhijjah), maka hendaklah kamu memperbanyakkan di dalamnya ucapan-ucapan tahlil, takbir dan tahmid."
Kita berusaha untuk mampu meraih bulan ini dengan bermacam amaliah baik puasa sunnat dan berqiyamullail dan lainnya, maka berpuasa pada hari-hari awal Zulhijjah, terutamanya hari yang ke-9, juga mempunyai fadilat yang istimewa. Diriwayatkan bahawa berpuasa sehari pada awal bulan haram ini akan dinilai seumpama dengan ganjaran berpuasa setahun, manakala qiyam pada malam-malamnya dinilai seperti mendirikan qiyam pada malam Lailatul Qadr ... Allahu ... Allah... 'adzim. Ini diberitakan antara lain oleh Imam at-Tirmidzi dalam Sunannya sebagai berikut:-"Tidak ada hari-hari yang lebih dikasihi Allah untuk beribadah kepadaNya melebihi sepuluh hari bulan Zulhijjah. Berpuasa pada setiap hari daripadanya menyamai ganjaran berpuasa setahun, dan beribadah pada setiap malam daripadanya menyamai ganjaran beribadah pada Lailatul Qadr."


  
Walaupun Nahhaas bin Qahm, salah seorang rawi hadits ini dikritik oleh Imam Yahya bin Sa`id dari segi kekuatan hafalannya, Imam at-Tirmidzi tetap menilai hadits ini sebagai hadits hasan gharib. Oleh itu, maka hendaklah kita merebut peluang ini untuk beribadah dengan lebih gigih lagi demi mencari keredhaan Allah SWT. Mudah-mudahan segala ibadah kita diberi ganjaran yang berlipat kali ganda sebagaimana dinyatakan dalam hadits di atas. Sesungguhnya tiadalah perkara tersebut sukar bagi Allah yang Maha Agung.

Subscribe to receive free email updates: